Setelah Tokopedia Bocor, Kini Gantian Situs Bhinneka.com yang Jadi Sasaran

Tokopedia Bocor

Setelah kemarin ramai membahas Tokopedia bocor data, sekarang muncul kasus baru yang tak jauh-jauh dengan ulah nakal hacker. Situs Bhinneka.com baru-baru ini dikabarkan mengalami kebocoran data, dan saat ini akun-akun yang bocor tersebut dijual di DarkWeb dengan harga yang fantastis.

Setelah Tokopedia Bocor, Sekarang Gantian Data Bhinneka.com 

Menurut Zdnet, grup hacker ShinyHunters telah mengakui bahwa telah berhasil membobol 10 perusahaan dan menjual data yang ada di sana ke DarkWeb. Peretas situs Bhinneka.com juga grup yang sama dari hacker yang membobol situs Tokopedia pekan kemarin.

Saat ini, total ada 73,2 juta dari 15 perusahaan teknologi terkenal yang akun serta datanya dijual di DarkWeb. Mereka semua dijual dengan harga sekitar USD 18.000. Dari data itu, ada sekitar 1,2 juta pengguna akun Bhinneka.com yang dibobol akunnya.

Mengetahui hal tersebut, Group Head Brand Communication & PR (BCPR) Bhinneka.com, Astrid Warsito, mengungkapkan permintaan maaaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak menyenangkan ini. Mereka juga sedang melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan kebenaran berita tersebut.

“Hingga saat ini kami masih melakukan investigasi mengenai kebenaran berita tersebut dan juga melakukan investigasi di sistem internal Bhinneka sehubungan dengan dugaan tersebut,” ungkapnya.

Di samping itu, Astrid Warsito menambahkan bahwa kenyamanan pengunjung adalah hal utama yang mereka junjung selama ini. Mengenai keamanan, Bhinneka.com sudah menerapkan keamanan global Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) dari TUV Rheinland.

“Masih terlalu dini untuk menilai tapi tentu insiden ini tidak diharapkan. Di kami standar keamanannya global, jadi seharusnya tidak semudah itu terjadi peretasan,” kata dia.

Lindungi Akun dengan Aplikasi Password Manager Berikut

tokopedia bocor

Kasus peretasan semakin marak saja, tahun lalu saja BukaLapak yang menjadi korban, sekarang gantian Bhinneka dan Tokopedia bocor. Supaya hal ini tidak terus berlarut, ada baiknya kita sebagai pengguna ikut membantu situs Ecommerce kesayangan kita supaya keamanan susah dibobol oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Lalu bagaimana caranya?

Kita bisa mebuat password yang kuat menggunakan aplikasi password manager.

Kadang, ketika kita memiliki banyak akun, bagian password isinya selalu saja sama dengan password akun yang lain. Tujuannya memang supaya pengguna tidak lupa dengan sandinya tersebut, tapi hal tersebut memberikan risiko yang besar karena mudah untuk dibobol.

Aplikasi password manager berikut akan membantu Anda mengatasi masalah tersebut:

  1. LastPass : Anda bisa menyimpan password, info user log in, singkronisasi antara dekstop, perangkat mobile dan juga browser. Ada versi gratis, ada juga yang berbayar.
  2. 1Password : pada versi berbayar, Anda bisa merasakan fitur tersedianya ruang penyimpanan dokumen sebesar 1 GB, bisa menggunakan two factor authentication Yubikey, fitur travel mode dimana Anda bisa menghapus data sensitif selama travelling dan mengembalikannya seperti semula cukup dengan satu klik saja.
  3. Dashlane : versi gratisnya memberikan 50 password dalam satu perangkat. Dashlane bisa dipakai untuk berbagai perangkat, untul mengelolanya pun mudah serta aman.

Sekian update berita soal teknologi dari Randstore. Jangan sampai data diri kita dijual oleh hacker. Mari kita perketat password akun kita dengan aplikasi password manage tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *